Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Februari 2011

Indahnya Penyelesaian Masalah Bila Berkepala Dingin

Banyaknya korban harta benda maupun jiwa sering terjadi apa bila penyelesaian masalah atau konflik tidak di dasari dengan kepala dingin. Istilah "kepala dingin" adalah untuk mewakili kondisi jiwa dimana dalam menghadapi masalah kehidupan sehari-hari baik hanya terkait diri sendiri maupun berhubungan dengan orang lain dalam keluarga, kerabat, tetangga, teman kerja atau anggota masyarakat yang mana saja yang bermasalah dengan diri anda.

Kepala dingin, bagaimana cara mewujudkannya. Inilah yang penting untuk diketahui. Bagi orang yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa maka kepala dingin bisa berarti sikap/kondisi jiwa dimana setiap saat sadar dan terhubung dengan keberadaan Sang Maha Kuasa. Setiap tarikan dan keluarnya nafas dalam kesadaran adanya wujud Tuhan. Setiap detak jantung yang dirasakan selalu berusaha dalam kesadaran adanya wujud keangungan Yang Maha Kuasa. Dimana saja dan kapan saja.

Begitu kesadaran ini lepas atau terputus maka pada saat itu pula jiwa akan lepas kontrol dan cenderung amarah/emosi nya tak terkendali. Sehingga penyelesaian masalah apapun akan berakibat pada kerugian diri sendiri maupun orang lain diluar diri sendiri.

Teknik mengusai diri agar selalu sadar dan terhubung akan keberadaan Tuhan, Alloh Yang Maha Esa ini diajarkan dan dilatih secara terstruktur dalam pelajaran kerokhanian, pendididk spiritual baik dalam suatu agama maupun tanpa mengatasnakan agama.

Bersyukurlah bagi kawan-kawan sudah menemukannya dan mempraktekannya dalam kehidupan sehari-hari. Karena anda akan terjauh dari kerugian dan kesia-sia-an bersikap dan bertindak.

Wasalam, Gunungputri 21 Muharom 1432H / 28 Des 2010M

Her Budiarto

Indahnya Hidup dan Kehidupan

Banyak orang merasakan hidup ini penuh derita dan kesedihan

Banyak orang merasakan hidup ini penuh kesusahan

Banyak orang merasakan hidup ini penuh ketidak-adilan

Semestinya hidup ini indah dan selalu menyenangkan,

jika kita mengeahui cara menerima hidup dan menggunakan hidup ini dengan cara yang benar

Pertama adalah tumbuhkan kesadaran bahwahidup ini adalah anugrah nikmat yang besar dari Tuhan

Karena dengan anugrah hidup kita bisa merasakan segarnya udara, hangatnya mentari pagi, indahnya panorama alam,

merasakan enaknya makanan buah-buahan da sayur-sayuran atau daging ayam,sapi dan ikan.

Diatas hidup itu kita bisa merasakan macam-macam nimat yang taktehingga banyaknya termasuk nikmatnya punya isteri dan punya suami, punya anak-anak yang manis dan lucu-lucu.

Tiap bangun pagi katakanlah,"Segala puji bagi Allah yang telah menganugrahkan kepada hidup sesudah menidurkanku dan kepadaMu ya Alloh aku berterima kasih"

Kemudian segala karunia Alloh disyukuri dengan cara menerima dengan lega hati berupa apapun pemberianNya, kemudian menggunakan, memanfaatkan pemberian itu untuk hal-hal yang diperintahkan Allah, hal-hal yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat banyak.

Ketiga, karena hidup ini ada juga kegagalan, ketidakberhasilan, ada juga sakit, kecelakaan dan lain-lain maka kita pun harus menyadari itu semua atas seijin Alloh terjadi. Sikapnya bagaimana?

Menerima dengan rasa sabar yang tiada batas dengan selalu berharap rahmat anugrah kemudahan,kesembuhan, keberhasilan di waktu yang akan datang dengan berusaha keras keluar dari kegagalan, kesusahan dan penderitaan.

Jadi kuncinya menerima anugrah hidup,mensyukurinya dan bersabar menghadapi kesulitan hidup dengan kerja kras tetap berharp akan datangnya rahmat anugrah Alloh.

Gunungputri Bogor, 3 Shofar 1432H / 9 January 2011M/Her Budiarto

Tetaplah Dalam Kesabaran

Saudaraku,

Tetaplah dalam kesabaran wahai saudaraku,

Janganlah putus harapan dari rahmatNya.

Sesungguhnya rahmatNya selalu meliputi segala sesuatu.

Dan sadarilah bahwa manusia adalah berliannya segala makhluk.

Sadarilah bahwa anda adalah berlian.

Untuk menjadi berliah yang mahal harganya perlu tempaan, ujian.

Dari itu bertahnlah,bersabarlah dengan datangnya ujian-ujian hidup.

Dengan bertahan dan bersabar dan terus berusaha keras tidak menyerah pada keadaan maka anda akan betul-betul menjadi berlian yang bercahaya.

Gunungputri, 4 Shofar 1432H/ 9 January 2011M

Her Budiarto

http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150118306538554